Puisi Tanpa Hela Nafas

Bookmark and Share
Puisi Tanpa Hela NafasIngatkan akuYang aku di bumiTanah yang kuinjakAdalah akuBukan awan-gemawanPencipta wajah langitHanya sang pencintaDi bawah bayuLagi kerdilMelepaskan satu-satunyaMerpatiku terbangUntuk dia hinggapDi hati pujaanKurelakan panahMenusuk dari semua arahParah tiada erti lagiMenatap madahPada aksaranyaAku kalahLewat lelakikuAku pasrahMelihat dari jauhTak sekali mata kukelipTak

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Posting Komentar