Senandung Rindu Sang Bidadari
Dicakrawala burung bernyanyi
berdendang merdu tentang lagu cinta
mengiringi dua sejoli yang sedang dimabuk asmara
indah terasa penuh dengan warna
hingga terlena akan buaian dunia yang hanya sementara
desur angin menambah hangat dekapan
yang mengundang malam tak berbintang
kosong namun berisi tanpa sadar esok hari yang menanti
pagi hadir bersama embun
mentari datang bersama petir yang menggelegar
menyapa dua wajah yang kelelahan
akan buaian bintang diwaktu malam
ternyata purnama itu membawa mendung
dengan badai tak berujung
indah itu cuma sesaat
nikmat itu hanya sekejap
karena kini harus terbangun dengan pagi yang mendung
beribu badai siap menghadang
menghempaskannya pada karang yang tajam nan terjal
tak akan ada lagi yang sudih singgah
setelah dermaga terkoyak badai tanpa angin
tak akan ada lagi nyanyian burung nan merdu
cakrawala megah kini tak bermentari
awan kelabu yang kini ada
gerimis ringan hadir sepanjang hari
hingga malam yang akan ditemui kelak
By: Anissa
Terima Kasih

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }
Posting Komentar